Kenapa Cincin Tunangan Selalu Dipakai di Jari Manis ? Ini Alasan Menariknya !
Pertunangan atau tunangan adalah sebuah momen dimana sepasang kekasih berkomitmen untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Umumnya, pada momen yang istimewa ini biasanya terdapat beberapa rangkaian acara termasuk tukar cincin sebagai tanda bahwa kedua belah pihak telah terikat antara satu sama lain. Namun pernahkah anda bertanya, mengapa cincin pertunangan ini selalu dikenakan di jari manis ? dan tidak dikenakan pada jari yang lainya ?
Ternyata kebiasaan ini bukan sekadar tradisi belaka , tetapi memiliki sejarah dan makna mendalam yang telah berkembang dari masa ke masa. Apabila anda ingin tahu lebih jauh mengenai hal ini, mari kita telusuri bersama asal - usul serta alasan di balik tradisi ini yang begitu melekat dalam budaya pernikahan.
Sejarah dan Asal-usul Tradisi
Penggunaan cincin di jari manis sudah ada sejak zaman Romawi kuno. Pada masa itu, orang-orang percaya bahwa terdapat vena khusus di jari manis yang langsung terhubung ke jantung. Vena ini dikenal sebagai vena amoris atau "vena cinta". Karena kepercayaan ini, cincin yang digunakan dalam sebuah acara lamaran dianggap sebagai simbol cinta yang langsung menghubungkan pasangan dengan hati mereka.
Selain itu, dalam budaya Tiongkok kuno, jari-jari tangan melambangkan hubungan antar anggota keluarga. Jari manis merepresentasikan pasangan hidup, sehingga memasangkan cincin di jari tersebut melambangkan hubungan yang erat dan tak terpisahkan.
Makna Filosofis Jari Manis
Selain alasan sejarah, ada makna filosofis yang melekat pada pemilihan jari manis sebagai tempat cincin. Jari ini melambangkan komitmen, kesetiaan, dan hubungan yang tidak terpisahkan. Dalam ajaran beberapa budaya, setiap jari memiliki simboliknya sendiri:
Ibu jari melambangkan orang tua.
Jari telunjuk melambangkan saudara dan teman.
Jari tengah melambangkan diri sendiri.
Jari manis melambangkan pasangan hidup.
Jari kelingking melambangkan anak-anak.
Karena jari manis diasosiasikan dengan pasangan, maka tidak heran jika cincin ini dikenakan di sana sebagai tanda keseriusan dalam hubungan.
Simbol Kesetiaan dan Perjalanan Cinta
Sebuah cincin yang dikenakan di jari manis juga memiliki makna lebih dalam sebagai simbol kesetiaan dan perjalanan cinta. Bentuknya yang melingkar tanpa ujung mencerminkan cinta yang abadi dan tidak terputus. Ini mengingatkan pasangan bahwa ikatan yang telah mereka bangun tidak boleh diputuskan dengan mudah.
Selain itu, kebiasaan mengenakan cincin tunangan di jari manis juga dapat menjadi pengingat komitmen sebelum memasuki jenjang pernikahan. Setiap kali pasangan melihat cincin tersebut, mereka akan diingatkan akan janji yang telah dibuat dan masa depan yang sedang mereka bangun bersama.
Apakah Harus Selalu di Jari Manis?
Meskipun tradisi ini banyak diikuti, tidak ada aturan baku yang mewajibkan cincin yang digunakan dalam tunangan harus dikenakan di jari manis. Beberapa budaya memiliki kebiasaannya sendiri dalam mengenakan cincin. Misalnya, di beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Rusia, cincin lamaran lebih umum dikenakan di tangan kanan.
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan anda dan pasangan. Tradisi tetap bisa dihormati, tetapi yang terpenting adalah makna dan komitmen di balik cincin tersebut.
Cincin yang dikenakan di jari manis bukan hanya sekedar budaya, tetapi juga memiliki sejarah, filosofi, dan makna mendalam yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Mulai dari kepercayaan tentang vena amoris hingga simbol kesetiaan dan perjalanan cinta, cincin ini menjadi pengingat akan ikatan yang kuat antara dua orang.
Bagaimanapun cara anda memakainya, yang terpenting adalah arti dan komitmen yang anda berikan dalam hubungan. Namun terkadang pemberian hadiah kepada orang terkasih memang diperlukan untuk lebih mempererat sebuah ikatan, terlebih jika pasangan anda adalah seseorang yang menyukai perhiasan tentu akan sangat merasa senang jika diberikan hadiah yang demikian, apalagi jika perhiasan nya adalah yang high class seperti dari frank & co. Kunjungi Official website Frank & co untuk informasi lebih lengkap nya!
Tidak ada komentar: